![]() | |
Ilustrasi (google) |
Selepas
maghrib tadi saya menghadiri undangan kenduri. Acara diisi dengan tahlil dan
mendoakan ahli kubur dari orang tua dan
sanak famili si empu hajat. Eh lah kok saya yang diminta buat memimpin tahlil
dan doa. Kebetulan memang saya mengajari ngaji anak-anak setiap selesai maghrib
di mushola dekat rumah si empu hajat. Bagi saya soal memimpin kenduri ini memang
bukan pertama kali, tapi saya tak pernah dengan undangan sebanyak ini. Tak banyak
sebenarnya, tak lebih dari dua puluh orang. Tapi di kampung saya, soal beginian
pasti jatahnya kyai sesepuh desa. Lah saya kan masih imut begini? :D